Suasana pelayanan di Pengadilan Agama PA Brebes. BREBES - Dari total sidang putusan perceraian di Pengadilan Agama PA Brebes, sebanyak kasus perceraian disebabkan faktor ekonomi. PA Brebes mencatat, angka tersebut dihitung selama periode Maret 2020 hingga Februari 2021 atau selama periode itu, ada perkara perceraian yang masuk. Namun dari jumlah itu, perkara yang putus dalam persidangan. "Jumlah putus dalam persidangan lebih banyak ketimbang perkara yang masuk ini lantaran ditambah jumlah perkara masuk di bulan Desember 2019 yang jumlahnya tercatat ada 591 perkara. Sehingga, total perkara masuk ada perkara," kata Kabag Humas PA Brebes, Nursidik, Jumat 5/3/2021.Ia menambahkan, selama periode Maret 2020 sampai Februari 2021, ada putusan sidang perceraian. Dari jumlah itu total ada cerai talak dari pihak suami dan ada cerai gugat dari pihak isteri. "Jadi cerai talak dan cerai gugat yang putus dalam persidangan ada kasus, Sisanya itu karena perkara lain seperti isbat nikah, dispensasi nikah dan lainnya," jelas perkara yang masuk selama periode setahun pandemi ada perkara cerai talak, dan cerai gugat. Sehingga total perkara masuk dari kedua penyebab perceraian tersebut ada perkara. Sementara perkara yang sudah melewati putusan sidang dari kedua penyebab perceraian tersebut ada menerangkan, tidak semua perceraian akibat faktor ekonomi berkaitan dengan pandemi COVID-19. Namun, perceraian tersebut bertepatan dengan waktu pandemi. Sehingga, bukan berarti perceraian yang terjadi di Kabupaten Brebes akibat dari adanya itu, tercatat ada perkara aduan perceraian diterima oleh PA Brebes selama periode Januari-Februari 2021. Jumlah tersebut terdiri dari cerai talak gugatan dari suami mencapai 289 perkara, cerai gugat dari pihak istri mencapai 943 perkara. Dari perkara yang diterima, sebanyak perkara telah selesai pututsan sidang."Selain dua perkara itu, ada juga perkara terkait harta bersama satu perkara, hadona pengasuhan anak satu perkara, perwalian satu perkara, isbat nikah delapan perkara, dispensasi nikah 96 kasus, wali adhol dua perkara, penetapan ahli waris dua perkara dan lainnya dua perkara," dari perkara yang diterima, sebanyak perkara telah putusan sidang. Jumlah tersebut terdiri dari 233 perkara cerai talak, 683 cerai gugat, 69 perkara dicabut, isbat nikah delapan perkara yang dikabulkan serta 84 perkara dispensasi nikah. Dari ribuan perkara yang masuk ke PA Kabupaten Brebes, faktor ekonomi menjadi yang paling banyak."Jadi jumlah total dari perkara yang diterima PA Brebes, telah menyelesaikan sebanyak perkara untuk periode Januari-Februari 2021 ini," pungkasnya. *
Abstract Sistem ekonomi apapun di dunia ini tujuan akhirnya adalah terciptanya kehidupan yang sejahtera, adil, dan merata. Salah satu upaya untuk mencapai tujuan itu adalah melalui pembangunan A Latar Belakang. Memasuki tahun ke-2 pasca dikeluarkannya Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, tepatnya tanggal 15 Oktober 2019. Pasca perubahan, lonjakan permohonan dispensasi kawin yang masuk di Pengadilan mengalami peningkatan yang signifikan.PerceraianAkibat Pelanggaran Taklik Talak di Pengadilan Agama Brebes (Studi Eksaminasi terhadap Putusan Perkara No. 1071/Pdt.G/2012/PA.Bbs dan No. 0096/Pdt.G/2012/PA.Bbs tahun 2012 Faktor-Faktor Penentu Besaran Biaya Perkara di Pengadilan Agama Kota Cirebon: B+: 67. Analisis terhadap Cerai Gugat di Pengadilan Agama Sumber Kab. Cirebon Dalampenulisan skripsi ini penulis membahas mengenai perbandingan penerapan asas peradilan sederhana, cepat dan biaya ringan dalam perkara perceraian di peradilan agama dan peradilan umum. Penulis membahas hal tersebut karena pada dasarnya orang-orang yang bersengketa masalah perceraian, tentunya memiliki harapan supaya perceraiannya cepat tGC7.